DPRD Soroti Anggaran Daerah 2020, Turun!
Wakil Ketua II DPRD Muhammad Arif mengatakan, mencermati rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020, yang masih menjadi masalah utamanya adalah total sektor pendapatan, yang secara keseluruhan pendapatan daerah sampai saat ini belum ada peningkatan yang signifikan.
"Pandangan kami, ini menjadi masalah dan PR penting bagi kita bersama. yang perlu kita lakukan adalah terus berupaya dan bekerja keras menggali sumber-sumber potensi pendapatan daerah dan tidak terus mengandalkan dana transfer pusat yang akhir-akhir ini relatif menurun,"papar Arif atas nama DPRD dalam rapat paripurna akhir tahun 2019.
Kemudian, lanjut Arif, permasalahan selanjutnya adalah tuntutan aspirasi masyarakat dan kebutuhan belanja lainnya yang sangat tinggi.
Sangat penting memperhatikan bagaimana mengalokasikan anggaran belanja secara skala prioritas terutama yang menjadi urusan wajib pemerintah daerah dan tentunya menyesuaikan dengan visi misi pemerintah yang tersusun dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).
"Kami mengapresiasi nota keuangan raperda APBD tahun 2020 yang sudah menjadi perda APBD tahun 2020. Dengan segala dinamika yang terjadi, proses ini dapat terlaksana hingga saat ini."
Menurut DPRD, hal mendasar lainnya yang menjadi kendala dalam penyusunan APBD adalah ketergantungan pendanaan program dan kegiatan yang relatif masih cukup tinggi terhadap dana perimbangan pemerintah pusat.
Tingkat ketergantungan ini, papar Arif, sangat rentan terhadap pergerakan perekonomian dunia yang sangat dinamis dan perubahan kebijakan pemerintah seperti perubahan undang-undang dan peraturan lainnya.
Termasuk dinamika kondisi ekonomi di kabupaten kotabaru, antara lain tingkat pertumbuhan, investasi, inflasi dan kondisi sosial seperti kemiskinan dan pengangguran di daerah.
Namun demikian, DPRD optimis terhadap berbagai dinamika tersebut.
"Kita akan berhasil melewatinya dengan melakukan koordinasi dan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah Kabupaten Kotabaru dan DPRD serta dukungan stakeholder terkait dan masyarakat."
(IHa)
0 Response to "DPRD Soroti Anggaran Daerah 2020, Turun!"
Posting Komentar