Jalan Plajau Baru - Pantai Rusak, Ketua DPRD Langsung Ke Lokasi
Istimewa.
Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis (kiri), Camat Kelumpang Selatan, Sarah saat di lokasi Jalan Plajau Baru - Pantai.
Menindaklanjuti aspirasi masyarakat, Ketua DPRD Syairi Mukhlis langsung meninjau jalan poros Plajau Baru, Kecamatan Kelumpang Hilir menuju Pantai, Kecamatan Kelumpang Selatan, Minggu (26/01/2020).
Proyek jalan yang dikerjakan PT Salsabila Unires Nusantara dengan anggaran Rp8 miliar yang bersumber dari APBD tahun 2019 itu dikabarkan, baru dua bulan selesai dikerjakan sudah rusak di beberapa titik.
Ketua DPRD menduga, kerusakan jalan ini akibat beberapa kendala teknis saat pengerjaan, misalnya, tanah masih dalam kondisi labil sehingga tidak terlalu kuat menahan beban.
“Selain itu, kemungkinan karena dikejar waktu akibatnya pekerjaan tidak maksimal. Saat itu lelang terlambat dan itu menjadi bahan evaluasi ke depan. Untung, proyek ini masih ada pemeliharaan 180 hari, dan masih tanggungjawab kontraktor untuk membaiki,"ucap Syairi.
Ketua DPRD, katanya, akan melaksanakan rapat kerja bersama instansi terkait, mengevaluasi proyek jalan ini.
"Melihat apa kendalanya. Bukan mencari kesalahan,"ungkap Syairi.
Ketua DPRD juga mengimbau kepada camat kelumpang selatan untuk segera melaksanakan rapat koordinasi bersama seluruh kepala desa terkait angkutan jalan yang hanya berkapasitas 7 ton itu.
Camat Kelumpang Selatan, Sarah, merespon imbauan Ketua DPRD, dia akan melakukan koordinasi bersama-sama dengan seluruh kepada desa di Kecamatan Kelumpang Selatan untuk bisa menjaga dan memelihara jalan.
“Yang menjadi perhatian tentunya, jangan sampai ada angkutan yang melintas melebihi muatan,"katanya.
Sementara, dari pihak kontraktor, Budi Saputra, mengatakan akan di sana sampai pekerjaan pemeliharaan selesai.
(Ril)
Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis (kiri), Camat Kelumpang Selatan, Sarah saat di lokasi Jalan Plajau Baru - Pantai.
Menindaklanjuti aspirasi masyarakat, Ketua DPRD Syairi Mukhlis langsung meninjau jalan poros Plajau Baru, Kecamatan Kelumpang Hilir menuju Pantai, Kecamatan Kelumpang Selatan, Minggu (26/01/2020).
Proyek jalan yang dikerjakan PT Salsabila Unires Nusantara dengan anggaran Rp8 miliar yang bersumber dari APBD tahun 2019 itu dikabarkan, baru dua bulan selesai dikerjakan sudah rusak di beberapa titik.
Ketua DPRD menduga, kerusakan jalan ini akibat beberapa kendala teknis saat pengerjaan, misalnya, tanah masih dalam kondisi labil sehingga tidak terlalu kuat menahan beban.
“Selain itu, kemungkinan karena dikejar waktu akibatnya pekerjaan tidak maksimal. Saat itu lelang terlambat dan itu menjadi bahan evaluasi ke depan. Untung, proyek ini masih ada pemeliharaan 180 hari, dan masih tanggungjawab kontraktor untuk membaiki,"ucap Syairi.
Ketua DPRD, katanya, akan melaksanakan rapat kerja bersama instansi terkait, mengevaluasi proyek jalan ini.
"Melihat apa kendalanya. Bukan mencari kesalahan,"ungkap Syairi.
Ketua DPRD juga mengimbau kepada camat kelumpang selatan untuk segera melaksanakan rapat koordinasi bersama seluruh kepala desa terkait angkutan jalan yang hanya berkapasitas 7 ton itu.
Camat Kelumpang Selatan, Sarah, merespon imbauan Ketua DPRD, dia akan melakukan koordinasi bersama-sama dengan seluruh kepada desa di Kecamatan Kelumpang Selatan untuk bisa menjaga dan memelihara jalan.
“Yang menjadi perhatian tentunya, jangan sampai ada angkutan yang melintas melebihi muatan,"katanya.
Sementara, dari pihak kontraktor, Budi Saputra, mengatakan akan di sana sampai pekerjaan pemeliharaan selesai.
(Ril)
0 Response to "Jalan Plajau Baru - Pantai Rusak, Ketua DPRD Langsung Ke Lokasi"
Posting Komentar