Jembatan Di Mulyoharjo Rusak Berat, Tuti: Insya Allah Tahun Ini Diperbaiki

Foto: Widodo

Jembatan kayu ulin di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pamukan Utara rusak parah.

Jembatan yang menghubungkan Desa Mulyoharjo dan Desa Balamea sudah sekitar setengah tahun rusak, tak kunjung diperbaiki.

Menurut warga, jembatan ini rusak akibat sering dilalui mobil.
Karena tak diperbaiki, kayu lantai jembatan banyak diambil orang.

Padahal, kata warga, jembatan ini menjadi akses utama warga beraktivitas, terutama anak-anak sekolah.

Kini, warga harus berputar melewati jalan perusahaan bila ingin beraktivitas ke desa tetangga dan sebaliknya.

Informasi yang didapat dari sumber media ini menyebut, dinas terkait sudah lebih empat kali mengecek kondisi jembatan, namun sampai saat ini belum diperbaiki.

"Kami berharap jembatan ini mendapat perhatian serius dari pemerintah, bukan hanya PHP ataupun karena mencari perhatian masyarakat untuk mendapatkan suara saat pilkada. Kasian anak-anak mau sekolah harus keliling dulu lewat jalan perusahaan,"ungkap warga.

"Insya Allah dikerjakan (diperbaiki)  tahun ini," kata Suprapti Tri Astuti, Sekretaris Dinas PUPR ketika dihubungi, Selasa (28/01/2020).

Dijelaskan Tuti, jembatan dimaksud sudah disurvei untuk perencanaan ruas jalan Desa Balamea - Desa Binturung (Balamea-Pamukan Indah- Wonorejo-Mulyoharjo-Lintang-Binturung).

Di mana, kata Tuti, peningkatan jalan tersebut dilakukan untuk perbaikan akses jalan menuju (penunjang) pendidikan, kesehatan dan akses ke ibu kota kecamatan.

"Pekerjaan dilakukan di beberapa titik berdasarkan ketersedian dana. Peningkatan jalan tersebut juga include (termasuk) perbaikan beberapa jembatan dengan menggunakan beton preacast,"pungkasnya.

(Suhadi/IHa)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jembatan Di Mulyoharjo Rusak Berat, Tuti: Insya Allah Tahun Ini Diperbaiki"

Posting Komentar