Sungai Dekat Rumah H Kadir Meluap Lagi, Tuti: Sungainya Sudah Dikeruk

Foto Warga untuk sentral14.id


Kemarin, Kamis (30/1/2020) Meluap lagi.

Bila hujan lebat, air yang berasal dari aliran anak sungai di Km 4 Desa Sigam; meluap membanjiri jalan.

Luapan air menutupi jalan sepanjang kurang lebih 50 meter.
Tepatnya di antara simpang 4 rumah H Abdul Kadir, Kepala BPKAD Kotabaru.


Akibatnya pergerakan pengguna jalan baik yang datang dari kota kabupaten atau sebaliknya yang datang dari Kecamatan Pulau Laut Timur akan terganggu.


Hampir setiap tahun hingga Januari 2020 ini, keadaan seperti itu selalu terulang.

Ditanya apakah ada program untuk mengatasinya?
Suprapti Tri Astuti, Sekretaris Dinas PUPR, Jumat (31/1/2020), mengatakan pihaknya sudah mengeruk anak sungai itu.

"Semalam (beberapa waktu lalu) sementara sudah dilakukan pengerukan sungai yang di belakang rumah H. Kadir,"katanya melalui pesan WhatsApp.

Untuk sementara, katanya, penanganannya memang herus dibuatkan kolam penampungan air yang dari hulu karena debit air sangat tinggi, sedangkan kapasitas sungai semakin mengecil dan dangkal.

"Untuk penanganan sementara kami hanya bisa melakukan pengerukan alur sungai tersebut,"imbuhnya.

(Ke depan) apakah ada rencana dibuat jembatan semacam flyover sepangjang yang airnya meluap itu saja?

"Untuk sementara masih belum sampai ke situ. Yang jadi fokus perhatian harusnya penanganan banjirnya. Karena air terlalu deras di hulu, berarti kondisi di hulu kemungkinan vegetasinya (tumbuhan) sudah tidak terlalu bagus lagi untuk menahan air,"ujar Tuti biasa dia disapa.

(IHa)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sungai Dekat Rumah H Kadir Meluap Lagi, Tuti: Sungainya Sudah Dikeruk"

Posting Komentar