Syairi Khawatir Penggunaan Dana Kompensasi SCG...

(Foto: ist) Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis

Baca: Syairi Apresiasi Pekerjaan Jalan Tarjun-Serongga (Kompensasi SCG)

Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis merasa khawatir penggunaan dana kompensasi Sebuku Coal Group (SCG) untuk kegiatan yang sebelumnya tidak dibiayai dana kompensasi (tidak masuk daftar program), atau progtam yang awalnya menggunakan APBD, karena sesuatu hal, maka dibiayai dana kompensasi.

Hal itu diungkapkannya, pada Jumat, 8 Maret 2024, dikutip dari habarkotabaru, Minggu (10/03/2024).

Penggunaan dana kompensasi yang seperti ini, kata Syairi, bisa mengganggu program-program yang sudah disusun yang dibiayai dana kompensasi di tahun 2024 ini.

Syairi menyebut, salah satu yang sangat ungent (mendesak) di Pulau Laut Utara adalah pembangunan jembatan Empat Serangkai (pelabuhan pendek).


"Mengenai perbaikan jembatan Empat Serangkai sudah beberapa kali disampaikan Bupati di hadapan publik, rencananya sebelumnya dilakukan perbaikan pada tahun 2022, namun sampai sekarang masih belum terealisasi," ujar Syairi.

Syairi mengingatkan, terkait pembangunan jembatan Empat Serangkai ini sudah banyak keluhan dan penyampaian dari masyarakat, serta ini sudah beberapa kali dilakukan pembahasan di DPRD, tapi belum juga ada progres pembangunannya.



"Harapan kami ke depan, dengan digunakannya dana kompensasi untuk peningkatan ruas jalan Tarjun-Serongga, tidak mengganggu program yang sudah direncanakan tahun 2024, yang diusulkan kepada Sebuku Coal Group, terutama pembangunan jembatan Empat Serangkai," ungkapnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Syairi Khawatir Penggunaan Dana Kompensasi SCG... "

Posting Komentar